Tampilkan postingan dengan label Akhlaq. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Akhlaq. Tampilkan semua postingan

Senin, 17 Agustus 2015

SEPUTAR PUASA RAMADHAN (2)

0 komentar
SEPUTAR PUASA RAMADHAN (2)

بسم الله الرحمن الرحيم

Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda bersabda,
مَنْ لَمْ يَدَعْ قَوْلَ الزُّوْرِ وَالْعَمَلَ بِهِ وَالْجَهْلَ فَلَيْسَ ِللهِ حَاجَةٌ اَنْ يَدَعَ طَعَامَهُ وَشَرَابَهُ (رواه الجماعة واللفظ للبخاري)

Dari Abu Hurairoh, dari nabi saw., bersabda :" barang siapa tidak meninggalkan perkataan dan perbuatan dusta serta bertindak bodoh, maka bagi Alloh tidak ada gunanya meninggalkan makan dan minum. (HR. Jama'ah ahli Hadits, sedangkan lafadznya Bukhari).

Hal-hal Yang Harus Dihindari oleh Orang Yang Sedang Berpuasa.
Orang yang sedang berpuasa hendaklah menghindari berkata dusta, jorok dan tindakan bodoh, berbuat gaduh, bertengkar, berkumur-kumur atau istinsyak (memasukan air ke hidung ketika berwudu) secara berlebih-lebihan. Sebagaimana yang disebutkan pada hadits di atas.
Read More ->>

Senin, 10 Agustus 2015

AMALAN HARIAN MUSLIM

0 komentar
AMALAN HARIAN MUSLIM

بسم الله الرحمن الرحيم
وَالْعَصْرِ (١) إِنَّ الْإِنْسَانَ لَفِي خُسْرٍ (٢) إِلَّا الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ وَتَوَاصَوْا بِالْحَقِّ وَتَوَاصَوْا بِالصَّبْرِ 

Demi masa. Sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam kerugian, kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan nasehat menasehati supaya mentaati kebenaran dan nasehat menasehati supaya menetapi kesabaran.(al-’Ashr : 1-3)

Surat ini menerangkan banyak hal. Ia menerangkan tentang hakikat kerugian dan keberuntungan. Surat ini pun menerangkan pula tentang orang beriman yang beramal sholih, tentang dakwah, tentang kebenaran dan kesabaran

Surat ini menerangkan pula bahwa semua manusia pasti akan berada dalam keadaan merugi  apabila mereka tidak mengisi waktunya dengan amalan-amalan sholih.
Read More ->>

Sabtu, 08 Agustus 2015

KEDUDUKAN ILMU DALAM ISLAM

0 komentar
KEDUDUKAN ILMU DALAM ISLAM

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِذَا قِيلَ لَكُمْ تَفَسَّحُوا فِي الْمَجَالِسِ فَافْسَحُوا يَفْسَحِ اللَّهُ لَكُمْ وَإِذَا قِيلَ انْشُزُوا فَانْشُزُوا يَرْفَعِ اللَّهُ الَّذِينَ آمَنُوا مِنْكُمْ وَالَّذِينَ أُوتُوا الْعِلْمَ دَرَجَاتٍ وَاللَّهُ بِمَا تَعْمَلُونَ خَبِيرٌ

Hai orang-orang beriman apabila dikatakan kepadamu: "Berlapang-lapanglah dalam majlis", maka lapangkanlah niscaya Allah akan memberi kelapangan untukmu. Dan apabila dikatakan: "Berdirilah kamu", maka berdirilah, niscaya Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat. Dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.(QS. Al-Mujaadalah 58::11)

Ilmu dalam tinjauan materiil ataupun moril dalam Islam menepati kedudukan yang sangat urgen, yakni menjadi penentu dalam pengamalan Agama Islam.
Read More ->>

Sabtu, 01 Agustus 2015

MENAHAN AMARAH 2

0 komentar
MENAHAN AMARAH 2

MACAM-MACAM MARAH.
Marah dibagi menjadi dua

Marah yang Tercela
Yaitu marah dalam perkara duniawi. Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam memberikan peringatan keras dari jenis ini. Beliau bersabda:

“Bukanlah orang yang kuat itu yang pandai bergulat akan tetapi orang yang kuat adalah orang yang mampu menahan jiwanya ketika marah.” (HR. al-Bukhari 6114 Muslim 2609, dari Abu Hurairah)

Marah yang tercela adalah marah tidak pada tempatnya, bukan untuk kebenaran  dan hanya mengikuti hawa nafsu. Akibat dari marah ini orang akan mudah melontarkan tuduhan dusta, cacian dan hal-hal lain yang dapat melukai hati orang lain. Marah ini juga bias menimbulkan kerusakan fisik dengan pukulan merusak harta benda, dsb.
Read More ->>

Senin, 27 Juli 2015

MENAHAN AMARAH

0 komentar
MENAHAN AMARAH

الَّذِينَ يُنْفِقُونَ فِي السَّرَّاءِ وَالضَّرَّاءِ وَالْكَاظِمِينَ الْغَيْظَ وَالْعَافِينَ عَنِ النَّاسِ وَاللَّهُ يُحِبُّ 
الْمُحْسِنِينَ 

(yaitu) orang-orang yang menafkahkan (hartanya), baik di waktu lapang maupun sempit, dan orang-orang yang menahan amarahnya dan memaafkan (kesalahan) orang. Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebajikan. 
 (Ali Imran : 134)

Menahan amarah termasuk salah satu tanda bagi orang-orang yang betaqwa sebagai mana dijelaskan ayat di atas. Ayat sebelumnya telah menjelaskan bahwa Alla telah menyediakan surga bagi orang-orang yang bertaqwa, siapakah orang yang bertaqwa itu? Kemudian Allah menjelaskan pada ayat ini.

Pada bulletin MDM kali ini akan dijelaskan salah satu dari tanda orangyang bertaqwa berupa menahan amarah. Pmbahasannya sebagai berikut:
Read More ->>

Sabtu, 11 April 2015

TAUBAT 2

0 komentar
TAUBAT 2

.....وَتُوبُوا إِلَى اللَّهِ جَمِيعًا أَيُّهَ الْمُؤْمِنُونَ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ
“...Dan bertaubatlah kamu sekalian kepada Allah, hai orang-orang yang beriman supaya kamu beruntung.” (an-Nur 24: 31)

Allah Ta’ala Maha Penerima taubat. Betapapun besarnya dosa seorang manusia, apabila dia bertaubat Allah pasti mengampuninya. Tdak ada istilah terlambat untuk kembali kepada jalan kebenaran,kecuali kalau nyawa sudah berada di tenggorokan atau matahari sudah terbit dari barat, maka pintu taubat memang sudah ditutup. Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
“Sesungguhya Allah membentangkan tangan-Nya pada waktu malam supaya bertaubat orang yang berbuat salah siang hari. Dan Dia membentangkan tangan-Nya pada siang hari, supaya bertaubat orang yang berbuat salah malam hari. Keadaan itu tetap terus hingga matahari terbit dari barat.”(HR.Muslim)
Read More ->>

Jumat, 03 April 2015

TAUBAT 1

0 komentar
TAUBAT

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا تُوبُوا إِلَى اللَّهِ تَوْبَةً نَصُوحًا عَسَى رَبُّكُمْ أَنْ يُكَفِّرَ عَنْكُمْ سَيِّئَاتِكُمْ وَيُدْخِلَكُمْ جَنَّاتٍ تَجْرِي مِنْ تَحْتِهَا الْأَنْهَارُ يَوْمَ لَا يُخْزِي اللَّهُ النَّبِيَّ وَالَّذِينَ آمَنُوا مَعَهُ نُورُهُمْ يَسْعَى بَيْنَ أَيْدِيهِمْ وَبِأَيْمَانِهِمْ يَقُولُونَ رَبَّنَا أَتْمِمْ لَنَا نُورَنَا وَاغْفِرْ لَنَا إِنَّكَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ

Hai orang-orang yang beriman, bertaubatlah kepada Allah dengan taubatan nasuhaa (taubat yang semurni-murninya). Mudah-mudahan Rabbmu akan menutupi kesalahan-kesalahanmu dan memasukkanmu ke dalam jannah yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, pada hari ketika Allah tidak menghinakan Nabi dan orang-orang mukmin yang bersama dia; sedang cahaya mereka memancar di hadapan dan di sebelah kanan mereka, sambil mereka mengatakan: "Ya Rabb kami, sempurnakanlah bagi kami cahaya kami dan ampunilah kami; Sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu". (at-Tahrim 66: 8)

Taubat berakar dari kata taaba yang berarti kembali. Orang yang bertaubat kepada Allah Ta’ala adalah orang yang kembali dari sesuatu menuju sesuatu; kembali dari sifat-sifat yang tercela menuju sifat-sifat yang terpuji, kembali dari larangan Allah menuju perintah-Nya, kembali dari segala yang dibenci Allah menuju yang diridhai-Nya, kembali dari yang saling bertentangan menuju yang saling menyenangkan, kembali kepada Allah setelah meninggalkan-Nya dan kembali taat setelah menentang-Nya.
Read More ->>

Recent Comments

HADIRILAH KAJIAN RUTIN

1. Pengajian Pagi Ahad ke-1 dan ke-5 di Balai Dakwah Muhammadiyah Kaliwungu, Jln. Sekopek-Plantaran no.12, Kaliwungu, Kendal.

2. Pengajian Pagi Ahad ke 2 di PAY Putri Hj Rumiatun, Sarirejo, Kaliwungu(Belakang Koramil Kaliwungu).

3. Pengajian Pagi Ahad ke-3 di PAY Hj Siti Rohmah, Kumpulrejo, Kaliwungu.

4. Pengajian Pagi Ahad ke 4 di Ponpes Al Manar Sawah jati Krajan kulon, Kaliwungu.

Pengajian dimulai pukul 06.00-07.00

قَالَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَ سَلَّمَ :

مَنْ سَلَكَ طَرِيْقًا يَلْتَمِسُ فِيْهِ عِلْمًا سَهَّلَ اللهُ لَهُ بِهِ طَرِيْقًا إِلَى الْجَنَّةِ

رَوَاهُ مُسْلِم عَنْ أَبِيْ هُرَيْرَةَ

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :

Barang siapa menumpuh suatu jalan dalam rangka menuntut ilmu, maka Allah akan memudahkan baginya jalan ke surga.(HR. Muslim dari Abu Hurairah)

 

| MDM (Mimbar Dakwah Muhammadiyah) Kaliwungu © 2009. All Rights Reserved | Template Style by My Blogger Tricks .com | Design by Brian Gardner | Back To Top |