Sabtu, 28 Maret 2015

ADAB DI PASAR

0 komentar
ADAB DI PASAR

1.      Hendaknya berdzikir kepada Allah di saat masuk ke pasar, karena Rasulullah Shallallaahu alaihi wa Sallam bersabda: “Barangsiapa yang masuk ke pasar lalu membaca: “(Tiada tuhan yang berhak disembah selain Allah semata, tiada sekutu bagi-Nya, milik-Nyalah kerajaan, dan kepunyaan-Nyalah segala pujian, Dia yang menghidupkan dan yang mematikan, dan Dia Maha Hidup tidak akan mati; di tangan-Nyalah segala kebaikan, dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu), maka Allah mencatat sejuta kebajikan baginya, dan menghapus sejuta dosa darinya, dan Dia tinggikan baginya sejuta derajat dan Dia bangunkan satu istana baginya di dalam surga”. (HR. Ahmad dan At-Turmudzi, di nilai hasan oleh Al-Albani).
Read More ->>

ADAB BERTETANGGA

0 komentar
ADAB BERTETANGGA

Sesungguhnya Islam benar-benar menaruh perhatian yang sangat besar kepada manusia di dalam segala urusan agama dan dunianya, Tidak ada perkara kecil ataupun besar yang tidak dijelaskan oleh Islam.
Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam telah menggoreskan untuk kita melalui ucapan dan perbuatannya, rambu-rambu etika yang harus ditempuh oleh setiap mu'min di dalam hidupnya. Melalui kepribadiannya yang mulia, Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam telah menjelaskan kepada kita contoh etika yang seharusnya ditiru. Maka barang siapa yang menghendaki kebahagiaan, hendaklah ia menempuh jalan hidup Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam dan meneladani etikanya.
Kebanyakan orang pada akhir-akhir ini mulai mengabaikan etika- etika dalam bertetangga bahkan mungkin banyak orang yang belum mengetahui eika tersebut. Oleh karena itu wajib bagi setiap muslim untuk salingmenasehat dan saling mengingatkan tentang etika tersebut.
Adapun etika bertetangga yang telah dituntunkan Rosulullah Shalallahu ‘alaihi wa sallam adalah sebagai berikut :
Read More ->>

BERSABAR DAN BERSYUKUR

0 komentar
BERSABAR DAN BERSYUKUR

الم (١) أَحَسِبَ النَّاسُ أَنْ يُتْرَكُوا أَنْ يَقُولُوا آمَنَّا وَهُمْ لَا يُفْتَنُونَ (٢) وَلَقَدْ فَتَنَّا الَّذِينَ مِنْ قَبْلِهِمْ فَلَيَعْلَمَنَّ اللَّهُ الَّذِينَ صَدَقُوا وَلَيَعْلَمَنَّ الْكَاذِبِينَ (٣)

Alif laam miim. Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan (saja) mengatakan: "Kami telah beriman", sedang mereka tidak diuji lagi? Dan sesungguhnya kami telah menguji orang-orang yang sebelum mereka, maka sesungguhnya Allah mengetahui orang-orang yang benar dan sesungguhnya Dia mengetahui orang-orang yang dusta. (al-Ankabut: 1-3)
Kehidupan ini tidak terlepas dari cobaan dan ujian. Tidak ada seorang pun yang terlahir ke dunia tanpa mengalami ujian sedikit pun.


Seseorang yang kaya dan berharta, ia Allah uji dengan kekayaannya, apakah ia bersyukur atau malah kufur. Seseorang yang hidup dalam keadaan kurang, maka tidak diragukan lagi ini adalah cobaan kehidupan. Allah uji orang tersebut apakah ia bersabar atau malah menempuh cara-cara yang Allah haramkan demi terbebas dari kemiskinan.
Read More ->>

IMAN DAN HAKEKATNYA

0 komentar
IMAN DAN HAKEKATNYA

إِنَّمَا الْمُؤْمِنُونَ الَّذِينَ إِذَا ذُكِرَ اللَّهُ وَجِلَتْ قُلُوبُهُمْ وَإِذَا تُلِيَتْ عَلَيْهِمْ آيَاتُهُ زَادَتْهُمْ إِيمَانًا وَعَلَى رَبِّهِمْ يَتَوَكَّلُونَ
Sesungguhnya orang-orang yang beriman ialah mereka yang bila disebut nama Allah gemetarlah hati mereka, dan apabila dibacakan ayat-ayat-Nya bertambahlah iman mereka (karenanya), dan hanya kepada Tuhanlah mereka bertawakkal. (QS. Al-Anfal : 2)
Iman secara bahasa berasal dari kata amana-yu’minu-imaanan, artinya pembenaran (tashdiqan). Sedang secara istilah iman berarti membenarkan apa-apa yang datang dari Allah, yang dibawa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam. (Fatkhul-Bari, 1/46).

Istilah umum yang sering digunakan dalam mengartikan iman adalah keyakinan di dalam hati, pengucapkan dengan lisan dan pengamalan dengan anggota badan. Sedangkan dalam istilah akidah kata iman dimaksudkan kepada pengertian beriman kepada Allah, kepada malaikat-Nya, kepada kitab-Nya, kepada Rasul-Nya, kepada hari akhir dan kepada qadha dan qadar yang baik dan yang buruk.

Read More ->>

AT-TAYAMMUN (BERKANAN)

0 komentar
AT-TAYAMMUN (BERKANAN)

كَانَتْ يَدُ رَسُوْلِ اللهِ صَلَّ اللهُ عَلَيْهِ وَ سَلَّمَ الْيُمْنَى لِطُهُوْرِهِ وَ طَعَامِهِ وَ كَانَتْ يَدَهُ الْيُسْرَى لِخَلاَئِهِ وَمَا كَانَ مِنْ أَذًى

Pada hadts ini Aisyah radliyallahu ‘anhaa menuturkan : “Tangan kanan Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam dipergunakan dalam bersuci dan  makan. Adapun tangan kiri, diguakkan untuk membersihkan bekas kotoran dari buang hajat dan perkara-perkara yang najis (HR. Abu Dawud)
Imam an-Nawawi berkata:
“Disunahkan menggunakan tangan kanan dalam perkara-perkara yang mengandung segi kemuliaan, dan sebaliknya, menggunakan tangan kiri dalam perkara yang mengandug kejelekan”

Dalam hal apa sajakah kita menggunakan angan kanan atau mendahuklukan anggota tubuh sebelah kanan?

Pada kesemopata ini kita akan membahas hal tersebut berdasarkan hadits:
Read More ->>

Recent Comments

HADIRILAH KAJIAN RUTIN

1. Pengajian Pagi Ahad ke-1 dan ke-5 di Balai Dakwah Muhammadiyah Kaliwungu, Jln. Sekopek-Plantaran no.12, Kaliwungu, Kendal.

2. Pengajian Pagi Ahad ke 2 di PAY Putri Hj Rumiatun, Sarirejo, Kaliwungu(Belakang Koramil Kaliwungu).

3. Pengajian Pagi Ahad ke-3 di PAY Hj Siti Rohmah, Kumpulrejo, Kaliwungu.

4. Pengajian Pagi Ahad ke 4 di Ponpes Al Manar Sawah jati Krajan kulon, Kaliwungu.

Pengajian dimulai pukul 06.00-07.00

قَالَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَ سَلَّمَ :

مَنْ سَلَكَ طَرِيْقًا يَلْتَمِسُ فِيْهِ عِلْمًا سَهَّلَ اللهُ لَهُ بِهِ طَرِيْقًا إِلَى الْجَنَّةِ

رَوَاهُ مُسْلِم عَنْ أَبِيْ هُرَيْرَةَ

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :

Barang siapa menumpuh suatu jalan dalam rangka menuntut ilmu, maka Allah akan memudahkan baginya jalan ke surga.(HR. Muslim dari Abu Hurairah)

 

| MDM (Mimbar Dakwah Muhammadiyah) Kaliwungu © 2009. All Rights Reserved | Template Style by My Blogger Tricks .com | Design by Brian Gardner | Back To Top |